Bagaimana Memberi Kritikan yang Tepat untuk Anak

Screenshot_48

Mengkritik terlanjur dipandang jadi suatu hal yang negatif. Walau sebenarnya, berbentuk yang pas, kritik yang membuat malah diperlukan, terlebih untuk anak-anak yang umumnya belum juga mengerti apa yang ia kerjakan.

Kritik yang didapatkan dengan berlandaskan cinta juga akan menolong perubahan anak. Bedakan dengan kritikan yang berbentuk mendindas serta mengakibatkan kerusakan harga diri anak.

” Saya tidak sukai kata ‘kritik’ karna mempunyai konotasi negatif. Tetapi, anjuran atau masukan begitu perlu dalam mendidik anak, ” kata psikolog anak Dr. Daniel Amen.

Sesungguhnya tak ada ketidaksamaan arti pada kritik serta berikan anjuran, tetapi umumnya orang memanglah lebih terasa nyaman dengan kata ‘saran’.

Amen menyebutkan, orang-tua yang baik semestinya mempunyai dua sikap. ” Pertama mereka tegas. Bila mereka menyebutkan suatu hal jadi mereka juga akan teguh mengerjakannya. Ke-2, mereka berlaku baik. Mereka pilih langkah yang pas untuk membuat hubungan dengan anaknya, ” tuturnya.

Ada cara-cara yang bisa dikerjakan orang-tua untuk berikan kritik atau anjuran pada buah hatinya. Pertama yaitu buka komunikasi dalam situasi hati yang tenang serta sabar.

Alih-alih menyebutkan ” anda buruk ” pada tingkah laku anak, pakai kata ” apa yang anda kerjakan tidak layak “. Maksudnya yaitu supaya anak mengerti apa yg tidak pas dari perilakunya.

Amen merekomendasikan tehnik ” sandwich ” yang telah dikerjakan mulai sejak lama didunia perkantoran waktu juga akan berikan input pada orang yang lain.

” Orang-tua dapat mulai dengan menyebutkan pada anak mereka menghormati anak, lantas berikan input dengan terang bagaimana anak dapat merubah perilakunya. Lalu tutup dengan ungkapan begitu Anda jadi orang-tua begitu menyayangi mereka, ” kata Amen.

Tidak sedikit orang-tua yang takut mengungkap ” kritikan ” karna tidak ingin menyakiti perasaan anak atau memperoleh tanggapan negatif. Namun bila anak tidak di beri tahu mana yang benar, mengakibatkan malah negatif di masa depan.

Anak juga akan senantiasa terima kritik atau input dengan suka hati bila mereka mempunyai kepercayaan orangtuanya memanglah mencintainya.

Ini bermakna Anda harus juga seringkali menyempatkan diri dengan serta dengarkan narasi mereka. ” Bila fondasi itu telah terjadi, orang-tua tidak butuh terasa takut berikan input mengenai tingkah laku anak yg tidak pas, ” tuturnya.