Mengatasi Limbah, Toyota Kembangkan Teknologi Baterai Baru

Screenshot_49

Limbah baterai mobil jadi gosip hangat terutama pada kendaraan listrik. Hal semacam ini juga yang di kuatirkan beberapa kelompok supaya baterai diinginkan bukanlah jadi limbah, namun dapat juga dipakai cukup lama serta berguna.

Gosip limbah baterai ini makin mencuat saat pemerintah Indonesia tengah merangkum ketentuan berkaitan program kendaraan emisi rendah atau Low Carbon Emission Vehicle (LCEV), dimana di dalamnya ada masalah mobil hybrid serta listrik yang memakai baterai jadi pemasok tenaga.

Menyikapi hal itu, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono turut mulai bicara. Kata dia, sekarang ini Toyota tengah meningkatkan baterai terkecuali lithium, serta itu memakai tehnologi baru.

“Di mana itu perpanjang life time baterai. Ke-2, charging time line-nya agar lebih rendah, ” ungkap Warih waktu didapati wartawan di pabrik di Auditorium Hall TIA Karawang 3, Jawa Barat, Rabu (30/8/2017).

Warih menyebutkan, tehnologi baterai ini tetap dalam step pengembangan. Bila masuk Indonesia, lanjut dia, jadi peluang juga akan di kirim utuh berbentuk Completely Build Up (CBU), lalu Completely Knocked Down (CKD).

“Off course finally, kami ingin kelak fuel efficient vehicle part by part seperti mobil Kijang Innova saat ini. Agar Industri tidak cuma Toyota namun suplai change dapat turut, ” terang Warih.

“Kita berdoa agar manajemen baterai tambah baik, ” tutupnya.

Yuk cek produk kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek yuk kendaraan masa depan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Cek juga kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Baca juga artikel kendaraan ramah lingkungan Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel !!

Klik Hoverboard, Smartbalancewheel, Smartwheel, Balancewheel, Blitzwheel untuk kendaraan masa depan !!