Tidak Perlu Mengisi Nama Ibu Saat Registrasi Kartu SIM Prabayar

Screenshot_20

Pelanggan kartu SIM prabayar tidak butuh menyerahkan nama ibu kandung waktu lakukan registrasi. Argumennya, nama ibu kandung jadi info yang berbentuk pribadi dalam beberapa transaksi, seperti transaksi perbankan.

“Dengan memperhitungkan perlindungan pada info yang berbentuk pribadi serta dalam rencana memberi rasa keamanan serta kenyamanan untuk orang-orang, jadi registrasi pelanggan jasa telekomunikasi tidak membutuhkan data nama ibu kandung, ” demikian tercantum dalam tayangan pers Kementerian Kominfo yang dikumpulkan KompasTekno, Kamis (19/10/2017).

Dengan hal tersebut, orang-orang cukup memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tercantum pada KTP, dan nomor Kartu Keluarga (KK) yang sah.

Mulai sejak awal diumumkan sebagian waktu lantas, format registrasi kartu SIM prabayar memanglah cuma memohon data NIK serta nomor KK. Cuma saja, terakhir mengedar info masalah penyematan nama ibu di kelompok orang-orang, terlebih lewat Twitter.

Bahkan juga sebagian orang mengunggah screenshot yang memerlihatkan balasan SMS dari 4444 saat berupaya lakukan registrasi kartu SIM prabayar. Pada screenshot itu, orang-orang seolah disuruh memasukkan nama ibu kandung jadi alternatif.

KompasTekno sendiri telah coba lakukan registrasi kartu SIM prabayar untuk kartu baru serta lama, semasing lewat Telkomsel, XL Axiata, serta Indosat, pada Rabu (18/10/2017). Tetapi, tidak ada SMS balasan sama screenshot yang mengedar yang memohon nama ibu kandung.

Nama ibu kandung jadi prasyarat registrasi kartu SIM prabayar sejatinya bisa saja oleh Ketentuan Menteri Kominfo Nomor 12 Th. 2016 serta perubahannya pada Ketentuan Menteri Kominfo Nomor 14 Th. 2017. Tersebut bunyi pasal 6 huruf (a) yang berisi ketetapan masalah nama ibu.

“Calon Pelanggan Prabayar kirim service pesan singkat atau menghubungi Pusat Kontak Service yang dibuka lewat Nomor MSISDN yang juga akan didaftarkan dengan kirim/mengemukakan data berbentuk :

1. NIK ; dan
2. Nama ibu kandung atau nomor Kartu Keluarga”.

Lepas dari itu, pemberitahuan resmi BRTI serta tayangan pers Kominfo memperkuat kalau nama ibu tidak jadikan prasyarat registrasi kartu SIM prabayar. Orang-orang tidak butuh cemas masalah keamanan privasinya.

Registrasi kartu SIM prabayar mulai berlaku per 31 Oktober 2017 yang akan datang serta diinginkan semuanya pelanggan existing sudah lakukan registrasi sampai paling lambat 28 Februari 2018.

Bila tidak, sanksinya untuk pemakai baru yaitu tidak dapat terhubung kartu SIM perdana. Disamping itu untuk pemakai lama, kartu SIM juga akan diblokir dengan bertahap.

Registrasi dapat dikerjakan lewat SMS ke 4444, datang segera ke gerai resmi operator seluler, atau website serta aplikasi spesial yang akan dilaunching oleh beberapa operator.